24.7 C
Kuala Lumpur
Saturday, January 28, 2023
spot_img

5 Cara Menghindari Riya Dalam Beramal

Riya haruslah dihindari oleh seorang muslim. Namun, bagaimana cara menghindari riya ini?

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik).” (QS Az-Zumar ayat 2-3)

Dalam Islam, seorang muslim haruslah memperhatikan keikhlasan dalam beramal shaleh. Sebab, amal ini sangat rentang dibayang-bayangi riya.

Riya ini berbahaya, karena bisa menjadi bentuk syirik kecil. Riya sendiri terjadi ketika seseorang melaksanakan suatu amal ibadah dengan tujuan agar mendapat perhatian atau pujian dari orang lain.

Nah, untuk menghindari riya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan bagi seorang Muslim. Berikut beberapa cara menghindari riya dalam beramal:

1 Cara menghindari riya: Merenungkan ayat-ayat Alquran

Hal pertama yang perlu dilakukan agar seorang Muslim terhindar dari riya adalah merenungi ayat-ayat suci Alquran dan hadits Rasulullah ﷺ, yang memerintahkan keikhlasan dan memperingatkan tentang bahaya riya. Ini bisa dimulai dengan membaca kitab Riyadusshalihin bab keikhlasan. Sebab, ketika seorang Muslim mempelajari sesuatu dan bahayanya, tentu ia akan semakin kuat dalam melawan dan menghindarinya.

2 Cara menghindari riya: Mengingatkan orang yang memuji

Cara kedua, yaitu dengan mengingatkan orang yang memuji dengan teguran yang lembut. Teguran adalah untuk memperingatkan tentang bahaya yang ditimbulkan dari pujiannya terhadap jiwa dan amalan. Alangkah lebih baik jika pujian ini diganti dengan doa yang baik untuknya. Apalagi ucapan kata-kata yang baik itu sedekah.

3 Cara menghindari riya: Menyadari bahwa pujian pasti selalu ada

Sadari bahwa Anda akan bertemu banyak orang yang tidak henti-hentinya memberi pujian. Padahal Anda sendiri sebetulnya tidak melakukan apa-apa. Karenanya, cara yang perlu digunakan untuk menghadapi orang-orang semacam itu harus proporsional dan memperhatikan situasi dan kondisi.

4 Cara menghindari riya: Menyadari bahwa ada bahaya riya dibalik pujian

Ketahuilah bahwa seseorang ketika mendapat pujian maka ia rentan terjatuh dalam jebakan riya. Untuk itu, segera ingat bahwa capaian atau keberhasilan ini bukanlah hasil kecerdasan maupun pengetahuan Anda. Sebab, apapun yang terjadi adalah atas karunia Allah SWT. Sebagai perenungan untuk poin ini, Surah Ad-Duha ayat 6-8 perlu direnungi.

5 Cara menghindari riya: Kembali kepada niat

Sebelum melakukan perbuatan amal shaleh, sebaiknya tanyakan pada diri sendiri, “Mengapa dikerjakan?” Jika demi pujian manusia, maka segera hentikan, dan luruskan kembali niatnya bahwa perbuatan tersebut dikerjakan ikhlas karena Allah ta’ala.

Seorang Muslim juga harus menjaga dirinya selama beramal shaleh, dan selalu memperbarui niatnya tersebut, agar tidak terjerumus pada kesesatan yang berujung pada harapan dipuji orang lain. Kemudian setelah mengerjakan amal shaleh, berdoalah kepada Allah agar menerima amal tersebut. []

SUMBER: FIQH.ISLAM ONLINE

Sumber: www.islampos.com

PERHATIAN: Kami tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui platform ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img

Tentang Blog

TRENDING LAGI