27.4 C
Kuala Lumpur
Saturday, April 1, 2023
spot_img

Hukum dalam Al-Qur’an Merupakan Bagian Integral dari Akidah.

loading…

Prof KH Ali Yafie. Foto/Ilustrasi: Ist

Profesor Kiai Haji Ali Yafie (wafat: 25 Februari 2023) dalam buku “Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah” saat membahas konsep-konsep hukum Islam menyatakan hukum yang diperkenalkan al-Qur’an bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, tapi merupakan bagian integral dari akidah .

Menurutnya, akidah tentang Allah yang menciptakan alam semesta, mengaturnya, memeliharanya dan menjaganya sehingga segala makhluk itu menjalani kehidupannya masing-masing dengan baik dan melakukan fungsinya masing-masing dengan tertib. Hukum Allah meliputi segenap makhluk (alam semesta).

Melalui suatu pengamatan yang cermat atas segala alam sekitar kita, dapat disaksikan betapa teraturnya alam raya ini. Betapa teraturnya gerakan bintang-bintang pada garis edarnya masing-masing.

Bumi tempat kita hidup yang berputar pada sumbunya dan beredar pada orbitnya di sekeliling matahari dalam jangka waktu tertentu dan pasti menyebabkan silih bergantinya siang dan malam dan bertukarnya satu musim ke musim lain secara teratur.

Baca juga: Pertentangan Hubungan Ahli Syariah dan Haqiqah Menurut KH Ali Yafie

Lewat ilmu pengetahuan alam kita diperkenalkan dengan hukum-hukum fisika dan kimia serta biologi, seperti hukum proporsi, hukum konservasi, hukum gerak, hukum gravitasi, hukum relativitas, hukum Pascal, kode genetik, hukum reproduksi dan embriologi.

Penemuan hukum-hukum alam (natuurwet), kata Kiai Ali Yafie, memberikan informasi yang jelas pada kita betapa alam raya ini mulai dari bagian-bagiannya yang terkecil seperti partikel-partikel dalam inti atom yang sukar dibayangkan kecilnya, sampai kepada galaksi-galaksi yang tak terbayangkan besar dan luasnya, semuanya bergerak menurut ketentuan-ketentuan hukum alam yang mengaturnya.

“Dan yang lebih dekat kita renungkan ialah keadaan tubuh jasmani kita sendiri,” ujarnya.

Ilmu pengetahuan mengungkapkan, tubuh manusia terdiri dari 50 juta sel, jumlah panjang jaringan pembuluh darahnya sampai 100 ribu kilometer dan lebih dari 500 macam proses kimiawi terjadi di dalam hati. Tubuh manusia jauh lebih rumit dan menakjubkan daripada pesawat komputer.

Prestasi atletik seringkali memperlihatkan tenaga tubuh yang bersifat melar. Sedangkan ketangguhannya menunjukkan staminanya. Meskipun demikian fungsi-fungsi tubuh yang tidak tampak, lebih mengesankan lagi. Tanpa kita sadari, tubuh mengatur suhu badan kita, tekanan darah kita, pencernaan dan tugas-tugas lain yang tidak terbilang banyaknya.

Baca juga: KH Ali Yafie Wafat: Berikut Salah Satu Wasiatnya tentang Nasikh Mansukh dalam Al-Quran

Pusat pengatur tubuh, yakni otak memiliki kemampuan merekam dan menyimpan lebih banyak informasi dibandingkan dengan pesawat apapun.

Dalam hubungan ini, menurut Kiai Ali Yafie, dapat kita renungkan salah satu ayat al-Qur’an yang berbunyi, “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bakwa al-Qur’an itu adalah benar.” ( QS Fusshilat : 53)

Pesan untuk mengamati, meneliti, memikirkan dan mempelajari alam semesta, sangatlah jelas dan berulang-ulang kali disampaikan dalam sekian banyaknya ayat-ayat al-Qur’an.

“Katakanlah! Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan Rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman. [ QS Yunus : 101]

“… Dan apakah mereka tidak memperhatikan kekuasaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah … [ QS. al-A’raf : 185]

…Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang Engkau menciptakan langit dan bumi (seraya berkata) ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksaan neraka. ( QS Ali ‘Imran : 190-191)

Baca juga: Sumber Hukum Islam yang Penting Diketahui

Rasulullah SAW mengomentari ayat-ayat ini dengan sabdanya, “Celakalah orang yang membaca ayat ini lalu tidak berpikir.”

Petunjuk-petunjuk al-Qur’an yang mengarahkan manusia untuk berpikir, menalar, mengamati dan meneliti, dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk lain yang bersifat detail di mana terbayang isyarat-isyarat yang mengacu pada pokok-pokok ilmu pengetahuan tentang alam dan hukum-hukum yang berlaku atasnya.

Sumber: kalam.sindonews.com

PERHATIAN: Kami tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui platform ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img

Tentang Blog

TRENDING LAGI